![]() |
||||
|
Monday, July 09, 2007
Luruh Berandai waktu dapat berputar kembali adalah suatu kebodohan mutlak, kecuali kita hidup dalam dunia Doraemon. Saya tahu itu tidak mungkin, tapi terkadang ada rasa ingin. Sekadar untuk menghapus satu episode kehilangan jiwa sendiri dan menyambung masa sebelumnya dengan setelahnya. Sekali lagi, saya tahu itu tidak mungkin. Lama saya membunuh pikiran itu lumat-lumat ketika sahabat baik saya mengajarkan untuk berdamai dengan kenyataan dan terus menyibak kebaikan di baliknya. Bersepakat bahwa apa yang terjadi pada masa itu adalah suatu keterpaksaan dan keterkungkungan yang sangat pantas untuk dilupakan. Namun, ternyata hanya saya yang mencoba melupakannya. Sambil dengan naifnya percaya ada orang lain yang dengan rela melupakan episode itu dan menganggapnya tidak pernah ada. Hingga saya hanya berdiri bingung ketika menyadari teman seperjalanan saya menjauh dan menjauh. Ternyata kami belum saling percaya untuk berjalan bersama. Kaki ini lumpuh ketika pasangannya memilih berjalan sendiri dengan menyebut alasan yang tercetus pada masa yang telah sepakat dilupakan. Semua menjadi limbung dan luruh. Dan sunyi. Tiba-tiba perandaian itu bangkit dari serpihannya. Membentur ketidakmungkinannya. Dan menyisakan tanya. Apakah ini waktunya saya harus mundur? Entahlah uni Simply Stated at 04:46 pm
|